» Website: https://www.sripari.com » Email: redaksi.sripari@gmail.com » Alamat: Redaksi Tuban: Jalan Raya Logawe nomor 359 Rengel 62371, CP/WA: 082231041229. Redaksi Surabaya: Jalan Kebonsari Raya nomor 26,CP/WA: 082333695757. » Telepon: .

■ Tuban Barometer

Dikensel Lagi, Antrean Haji di Tuban Molor 34 Tahun
06 Juni 2021 | Tuban Barometer | Dibaca 655 kali
SAHID: Kepala Kantor Kemenag Tuban. Foto: SRIPARI.COM/M ZAINUDDIN
Masa tunggu keberangkatan haji di Kabupaten Tuban hari ini mundur 34 tahun dari tahun sebelumnya 31 tahun.

sripari.com | tuban-Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban, Sahid, mengatakan mengularnya antrean tersebut imbas kebijakan pemerintah mengkensel pemberangkan haji dua tahun berturut-turut karena pandemi Covid-19.

Pembatalan haji dua tahun beruntun membuat dampak masa tunggu calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Tuban menjadi 34 tahun

"Pemerintah secara resmi telah membatalkan (lagi) pemberangkatan CJH tahun 2021 pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia.Keputusan ini pahit, tapi kesehatan dan keselamatan jiwa jemaah lebih utama dan harus dikedepankan," tutur Sahid dikutip dari keterangan tertulis Pranata Humas Kantor Kemenag Tuban Laidia Maryati, Jumat (04/06/2021).

Dia menjelaskan, pembatalan itu diatur dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 660 tanggal 3 Juni 2021 tentang pembatalan keberangkatan jemaah haji tahun 2021.

"Seluruh calon jemaah haji se-Indonesia termasuk Kabupaten Tuban batal berangkat tahun ini," tegas Sahid.

Berdasarkan data di Kantor Kemenag Tuban, sebanyak 1.296 calon tamu Allah asal Kabupaten Tuban yang telah siap terbang dipastikan batal berangkat ke tanah suci tahun ini. Hingga sejauh ini pendaftar haji di Tuban tercatat sekitar 41 ribu orang.

Sahid mengimbuhkan, sepanjang tahun 2020 pendaftar haji menembus angka 4.000 orang sehingga membuat masa tunggu sekitar 34 tahun.

"Asumsinya, kuota jemaah haji di Tuban sekitar 1.300 orang per tahun. Seperti pada 2020, jemaah yang batal berangkat sebanyak 1.296 orang," kata dia.

Sekedar mengingatkan, tahun 2020 lalu Sahid mengatahan jika mendaftar haji sekarang estimasinya baru akan berangkat tahun 2051 atau harus menunggu tiga dasa warsa lebih.

"Artinya, jika mendaftar haji hari ini akan berangkat tahun 2051. Masalah nututi (sampai) atau tidak umur kita, serahkan saja kepada Allah. Saat ini di Kemenag Tuban sudah tercatat 31 ribu pendaftar haji," ungkap Sahid saat menggelar sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 494 Tahun 2020 tentang pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441 H/2020 M , Selasa (13/10/2020) pagi. []

M ZAINUDDIN