» Website: https://www.sripari.com » Email: redaksi.sripari@gmail.com » Alamat: Redaksi Tuban: Jalan Raya Logawe nomor 359 Rengel 62371, CP/WA: 082231041229. Redaksi Surabaya: Jalan Kebonsari Raya nomor 26,CP/WA: 082333695757. » Telepon: .

■ Tuban Barometer

Harga Gula Pasir Tembus Rp 19 Ribu
04 April 2020 | Tuban Barometer | Dibaca 349 kali
ILLUSTRASI: Gula pasir dan kopi. Foto: GOOGLE IMAGE DIOLAH
Para penikmat rasa manis yang bersumber dari gula pasir harus siap-siap merogoh kocek lebih dalam karena harganya terus merambat naik.

sripari.com | tuban-Saat ini harga gula pasir di tingkat toko dan kios pengecer sudah tembus Rp 19 ribu per kilonya. Sementara sejumlah minimarket dan toko kulakan mengaku sudah kehabisan stok.

Pantauan pewarta sripari.com sepanjang tiga hari terakhir keberadaan salah satu sumber energi tubuh di Indomaret Soko sudah kehabisan stok.

"Sudah tiga hari ini kosong (gula pasir)," ujar admin Indomaret di Jalan Sokosari Kecamatan Soko, Jumat (03/04/2020) siang.

Sedangkan pada sejumlah toko pengecer maupun toko sembako yang biasa jadi tempat kulakan bakul stok gula pasir masih normal. Hanya saja harganya bergerak naik.

"Kami menjual eceran Rp 18.500 per kilonya. Kalau di tingkat toko eceran mungkin harganya bisa lebih mahal lagi," ujar sejumlah pemilik toko sembako besar di kawasan Pasar Desa Rengel.

Sedangkan beberapa pemilik toko eceran dan kios kecil mengatakan untuk setiap 1 kilogram dipatok dengan harga Rp 19-19.500.

"Kulakannnya saja sudah Rp 18.500 per kilonya. Kita jual Rp 19 ribu per kilo. Keuntungannya mepet sekali," tutur sejumlah pemilik toko eceran dan kios kecil yang ditemui terpisah di Kecamatan Soko, Rengel, Plumpang dan Kecamatan Parengan.

Sementara merespon gejolak pasar akibat kenaikai gula pasir, Dinas Koperasi Perindstrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tuban telah menggelar operasi pasar murah.

"Ya, stok (gula pasir) terbatas. Pertengahan Maret tanggal 17 lalu Diskoperindag kerja sama dengan provinsi mengadakan operasi pasar murah dengan volume 2,5 ton. Harga per kilogram Rp 12.500. Maksimal pembeli dibatasi 2 kilogram per orang. Selanjutnya akan kita lakukan operasi pasar susulan. Soal waktunya menunggu konfirmasi dari bulog," papar Kepala Diskoperindag Kabupaten Tuban Agus Wijaya melalui pesan tertulis yang dikirim kepada sripari.com. []


Reporter: M Zainuddin
Editor: As ad An-Nawawi