» Website: https://www.sripari.com » Email: redaksi.sripari@gmail.com » Alamat: Redaksi Tuban: Jalan Raya Logawe nomor 359 Rengel 62371, CP/WA: 082231041229. Redaksi Surabaya: Jalan Kebonsari Raya nomor 26,CP/WA: 082333695757. » Telepon: .

■ Tuban Barometer

Begini Akibatnya Menunggang Motor Ketika Sedang Mabuk
02 April 2017 | Tuban Barometer | Dibaca 1080 kali
GRAFIS: Warigalit de Bro Foto: HUMAS POLSEK WIDANG FOR SRIPARI.COM
Kendati imbaun dan pesan tentang bahaya mengkonsumsi minuman keras (miras) gencar disosialisasikan, tetap saja ada segelintir orang yang mengabaikannya.

SRIPARI.COM | TUBAN-Lebih-lebih ketika sedang mengendarai kendaraan bermotor. Selain membahayakan diri sendiri juga bisa mengancam keselamatan pengguna jalan lain. Namun begitu, tetap saja ada yang nekat menerabas jalan raya menggunakan kendaraan bermotor meski sedang "fly" atau mabuk.

Sun (32) warga Desa Sumurjalak, Kecamatan Plumpang, ini misalnya. Meski diduga dalam kondisi setengah mabuk, dia tetap saja nekat menunggangi Honda Vario nopol S 5921FB di jalan raya Desa Compreng, Jumat (31/03/2017) malam.

Berdasar data yang dihimpun Humas Polsek Plumpang, Sun mengalami luka serius dan berdarah-darah setelah gulung koming (terjatuh) dari motornya akibat menghindari lubang di jalan trans nsional yang menghubungkan Surabaya-Semarang ini.

Insiden berdarah yang terjadi sekira pukul 22.30 wib tersebut persisnya terjadi di sebelah utara Jembatan Temas di Kecamatan Widang. Kondisi gelap ditambah akibat mengkonsumsi miras membuat korban tidak waspada dengan kondisi sekitar.

"Dari bau mulut korban tercium bau tajam minuman keras. Diduga karena pengaruh alkohol, sehingga korban terjatuh dari motornya saat berusaha menghindari jalan berlubang,"tutur Kapolsek Widang AKP Nur Khozin disamping Aiptu Agung Tri selaku kepala sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT).

Menurut dia, akibat kejadian itu korban mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke RSUD Dr Koesma Tuban bersama anggota Pospol Compreng malam itu juga, guna mendapatkan tindakan medis dengan segera.

Sebagai informasi, Kamis (23/03/2017) pagi, dua penunggang sepeda motor lolos dari maut setelah tubuhnya sempat tertindih truk yang terguling di jalan raya trans nasional Desa Bunut, Kecamatan Widang,  

Dalam insiden dramatis yang berlangsung sekira pukul 07.00 wib tersebut mengakibatkan Bambang (40) berboncengan dengan Hariyanto (35) menderita patah tulang kaki, karena tubuhnya tergencet bodi truk bermuatan furniture asal Jepara, Jawa Tengah. Sedangkan sepeda motor bebek bernopol L 3060 FO yang ditunggangi kedua korban asal Surabaya itu ringsek. []

M ZAINUDDIN