» Website: https://www.sripari.com » Email: redaksi.sripari@gmail.com » Alamat: Redaksi Tuban: Jalan Raya Logawe nomor 359 Rengel 62371, CP/WA: 082231041229. Redaksi Surabaya: Jalan Kebonsari Raya nomor 26,CP/WA: 082333695757. » Telepon: .

■ Tuban Barometer

Bakti Wartawan "PWI" Bikin Sejuk Warga Bantaran Korban Banjir
09 Maret 2017 | Tuban Barometer | Dibaca 1472 kali
BAKSOS WARTAWAN: Ketua PWI Jatim Ahmad Munir dan Sekda Tuban Budi Wiyana menyaksikan warga yang tengah curhat kepada tim medis di Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang, Rabu (08/03/2017) siang. Foto: SRIPARI.COM/AHMAD AKA
Program bakti wartawan peduli kesehatan yang digelar PWI Jawa Timur dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih dan PWI Cabang Tuban, disambut antusias warga korban banjir di Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang, Rabu (08/03/2017) siang.

SRIPARI.COM | TUBAN-Potret antusias itu sudah telihat sejak dimulainya kegiatan pukul 08.30 wib hingga 11.40 wib. Tak kurang 380 warga antri menuliskan namanya di atas kertas untuk diperiksa kesehatannya.

"Batuk dan pilek, terkadang disertai mengginggil jika menjelang malam dan pagi. Kalau biasanya ya hanya batuk-batuk biasa," curhat Sukandar (43) warga setempat kepada tim medis baksos PWI saat memeriksa tekanan darahnya.

Selain gatal-gatal yang kini melanda sebagian besar masyarakat setempat, pasca meluapnya sungai bengawan solo beberapa waktu lalu tersebut. Kini, mengakibatkan beberapa warga terserang penyakit yang gejalanya mirip dengan gejala tifus.

Sukandar menjelaskan, sudah seminggu ini dia menderita flu disertai batuk-batuk ringan dan sakit kepala yang terus menerus. Namun menjelang petang dan manjing subuh, dingin disertai mengginggil hebat tidak dapat dihindarinya.

Kondisi itu membuat dia kuatir. Mengingat sudah hampir sepekan gejala tersebut mengerami tubuhnya. Dia pun mulai menduga-duga, jika penyakit yang telah menimpanya tersebut bukan gejala tifus, melainkan penanda demam berdarah.

Tapi setelah dia mengikuti pengobatan gratis yang dilaksanakan dalam rangka hari pers nasional (HPN) dan HUT PWI Jatim ke 71 tersebut, dirinya merasa lega karena dokter umum yang bertugas di wilayah setempat mengatakan bahwa dia hanya terserang gejala tifus.

Saat diperiksa petugas, Sukandar disarankan agar menjaga pola makan dan kebersihan lingkungan di sekitar rumah, "Sudah diperiksa. Kata Pak Dokter cuma gejala tivus. Ini sudah diberi obat dan aturan penggunanya. Gratis," ungkapnya sumringah di tengah warga yang menyemut menunggu giliran mendapatkan pemeriksaan tim medis baksos PWI.

Ketua PWI Jatim Ahmad Munir, mengatakan ketiga desa yang dirujuk sebagai target pelaksanaan kegiatan pengobatan massal ini, mengingat kawasan tersebut merupakan wilayah yang paling sering terdampak banjir jika debit air bengawan mulai meluap.

"Tahun ini kami sengaja memilih Tuban, dan beberapa titik lain yang terdampak langsung oleh bencana banjir sebagai target kegiatan layanan kesehatan gratis. Harapan kami semoga melalui kegiatan ini dapat ditanggapi positif oleh masyarakat," ungkap Munir disamping Sekda Tuban Budi Wiyana saat menghadiri baksos hari pertama yang digelar di Desa Kebomlati, Kecamatan Plummpang. []

AHMAD AKA