» Website: https://www.sripari.com » Email: redaksi.sripari@gmail.com » Alamat: Redaksi Tuban: Jalan Raya Logawe nomor 359 Rengel 62371, CP/WA: 082231041229. Redaksi Surabaya: Jalan Kebonsari Raya nomor 26,CP/WA: 082333695757. » Telepon: .

■ Tuban Barometer

Tali Pengerek Putus Penambang Tewas Tertimpa Kumbung
17 November 2016 | Tuban Barometer | Dibaca 1507 kali
TRAGEDI: Kapolsek Palang AKP Murni Kamariyah saat berada di lokasi penambangan Desa Pucangan. Foto: HUMAS POLSEK PALANG FOR SRIPARI.COM
Kawasan penambangan batu kumbung punggung bukit Desa Pucangan, Kecamatan Palang, minta tumbal, Selasa (16/11/2016) siang. Agus Priyono, seorang penambang setempat, tewas setel ah tubuhnya tertimpa kumbung karena tali pengerek keranjang crane putus dari ketinggian 20 meter.

SRIPARI.COM, TUBAN-Kapolsek Palang AKP Murni Kamariyah, menjelaskan nahas yang berlangsung sekitar pukul 14.30 wib tersebut, bermula saat korban mengisi keranjang crane dengan batangan kumbung yang baru digalinya untuk ditarik ke atas. Sayang, belum sampai mendarat rantai seling yang digunakan menarik keranjang crane putus.

Kontan, korban yang berada di bawah bersama penambang lainnya Doni Saputra sepeti dihujani batangan batu kumbung di atasnya. Korban Agus Priyono nyawanya gagal diselamatkan. Dia tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sedangkan Doni Saputra mengalami luka serius dan tulang iganya patah.

"Rantai seling yang digunakan menaikkan kumbung putus dan menimpa dua penambang di bawahnya. Jarak dari dasar lokasi tempat korban menambang dengan permukaan tanah di atasnya sedalam 20 meter lebih," jelas Murni saat dihubungi, Kamis (18/11/2016) petang.

Menurut dia, berdasar hasil gelar perkara yang dilakukan Polres Tuban dan Polsek Palang, polisi kemudian menetapkan Supriyono selaku pemilik tambang sebagai tersangka. Polisi menjerat Suriyono dengan pasal 359 KUHP dengan ancaman kurungan penjara maksimal lima tahun.

Dalam pasal itu disebutkan barang siapa karena kealpaannya menyebabkan orang lain meninggal dunia diancam pidana kurungan penjara selama-lamanya lima tahun, atau minimal satu tahun kurungan penjara.

"Selanjutnya kami akan meminta keterangan saksi ahli dari disnaker dan dari dinas pertambangan, serta melengkapi berkas perkara untuk segera dikirim ke jaksa penuntut umum," katanya. []

M ZAINUDDIN