» Website: https://www.sripari.com » Email: redaksi.sripari@gmail.com » Alamat: Redaksi Tuban: Jalan Raya Logawe nomor 359 Rengel 62371, CP/WA: 082231041229. Redaksi Surabaya: Jalan Kebonsari Raya nomor 26,CP/WA: 082333695757. » Telepon: .

■ Tuban Barometer

Polres Tuban Cokok Komplotan Jagal "Jerohan" Bego
29 September 2016 | Tuban Barometer | Dibaca 1506 kali

Kawanan penjahat spesialis jagal onderdil mesin bego dan truk  besar yang biasa melakukan aksinya di sejumlah terminal kargo yang ada di Kabupaten Tuban, berhasil digulung jajaran reskrim polres setempat awal pekan ini. Tiga orang pelaku berhasil dilumpuhkan berikut barang bukti yang digasak dari terminal kargo PT Semen Indonesia (PT SI).

sripari.com, TUBAN-Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati, menyebut sukses menggulung gerombolan maling onderdil ini tak lepas dari peran masyarakat.

Ketiga pelaku yang berhasil diamankan setelah petugas Unit Opsnal 1 Reskrim Polres Tuban menerima laporan masyarakat, masing-masing adalah Hanto (36) dan Botwo (26), keduanya warga Desa Gaji, serta Mat Sapii (27) warga Desa Gemulung. Semuanya masuk desa di Kecamatan Kerek.

"Informasi yang kami terima dari warga, kawanan penjahat ini  melakukan pencurian onderdil mesin kendaraan di terminal kargo PT SI," terang Elis.

Namun, dia memastikan komponen onderdil yang digasak kawanan maling tersebut bukan kendaraan milik PT SI. Jerohan mesin itu dicuri dari truk yang sedang parkir di terminal kargo PT SI untuk istirahat. Sempat terjadi kejar mengejar antara polisi dengan penjahat sebelum akhirnya berhasil dicokok di Jalan Tuban Babat KM 13 di kawasan hutan jalin Pakah.

Menurut Elis, dalam penggerebegan itu polisi menyita onderdil  poros penggerak roda mesin eksavator untuk proyek-proyek kontruksi dan pertambangan. Selain itu polisi juga  mengamankaan satu unit spedometer dan dinamo stater milik truk besar jenis Hino.

Menurut Elis, dalam melancarkan aksinya ketiga kawanan penjahat ini masing-masing punya peran berbeda. Dua orang bertugas mengobok-obok mesin, sedangkan yang satunya stand by di atas Daihatsu Xenia bernopol L 1606 JJ. Rencananya onderdil curian itu akan di jual ke Surabaya.

Pengakuan tersangka, mereka melakukan aksinya berdasarkan order dari calon pembeli. Untuk komponen roda penggerak bego harganya bisa mencapai Rp 80 juta. Sementara untuk spedometer dan dinamo stater berkisar Rp 3 juta.

Elis menegaskan, ketiga pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan karena melakukan aksinya malam hari dengan ancaman tujuh tahun penjara. []

M ZAINUDDIN