» Website: https://www.sripari.com » Email: redaksi.sripari@gmail.com » Alamat: Redaksi Tuban: Jalan Raya Logawe nomor 359 Rengel 62371, CP/WA: 082231041229. Redaksi Surabaya: Jalan Kebonsari Raya nomor 26,CP/WA: 082333695757. » Telepon: .

■ Surabaya Barometer

Kapal Angkut 650 Ton Pupuk Terbakar, Kapolres Gresik Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
17 Juli 2018 | Surabaya Barometer | Dibaca 883 kali
EVAKUASI: Petugas gabungan bahu membahu menjinakkan api yang membakar KLM Sinar Timur di dermaga Pelra Gresik, Senin (16/07/2018) siang. Inset: Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro. Foto: HUMAS POLRES GRESIK FOR SRIPARI.COM
Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden terbakarnya kapal layar motor (KLM) Sinar Timur yang tengah bersandar di dernaga Pelabuhan Rakyat (Pelra) Gresik, Senin (16/07/2018) siang.

SRIPARI.COM | GRESIK-Meski begitu, mantan Kapolres Bojonegoro ini, belum dapat mengungkapkan penyebab pasti terbakarnya kapal berisi 650 pupuk NPK milik Mistang asal Pare-Pare, Sulawesi Selatan tersebut. Termasuk kerugian yang masih dalam proses telisik.

"Proses evakuasi berjalan lancar dan dipastikan tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian material belum dapat ditaksir karena masih harus menunggu hasil pemeriksaan pemilik kapal. Penyebab kebakaran sudah kita lakukan koordinasi dengan Labfor Polda Jatim," jlentreh Wahyu yang memimpin langsung evakuasi didampingi Kapolsek Pelabuhan Gresik AKP Jannah serta KBO Satpolairud Polres Gresik Iptu Jumingan. di lokasi insiden.

Dia menjelaskan, kapal  yang sudah bersandar sejak dua bulan lalu atau sebelum Idul Fitri tersebut, rencananya akan mengirim 650 ton pupuk produksi PT Wilmar Nabati dari Gresik menuju wilayah Kalimantan Timur. Proses menjinakkan si jago merah melibatkan tiga kapal pemadam dan beberapa unit mobil pemadam kebakaran (damkar).

Wahyu menjelaskan, tiga unit damkar milik Pemkab Gresik melakukan pemadaman dari darat. Sedangkan tiga kapal tag boat dari PT Pelindo III, PT Wilmar serta PT Petro Kimia melakukan pemadaman dari laut.

"Sebelumnya petugas harus berusaha membawa kapal ke tengah agar api tidak merambat ke kapal yang lain untuk selanjutnya dilakukan pemadaman dan pendinginan. Proses evakuasi berjalan dengan lancar. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," ungkap Wahyu. []

M ZAINUDDIN