» Website: https://www.sripari.com » Email: redaksi.sripari@gmail.com » Alamat: Redaksi Tuban: Jalan Raya Logawe nomor 359 Rengel 62371, CP/WA: 082231041229. Redaksi Surabaya: Jalan Kebonsari Raya nomor 26,CP/WA: 082333695757. » Telepon: .

■ Lamongan Barometer

Sepur KRD vs Carry Serudukan Depan Kampus Unisda Lamongan
06 April 2018 | Lamongan Barometer | Dibaca 1496 kali
APES: Bangkai Suzuki Carry Nopol S 1974 J yang ringsek setelah menabarak KA Maharani di real tanpa palang pintu depan Unisda Lamongan di Kecamatan Sukodadi, Jumat (06/04/2018) sore. Foto: HUMAS POLRES LAMONGAN FOR SRIPARI.COM
Lagi, lintasan rel kereta api (KA) tanpa palang pintu di Lamongan kembali minta korban. Jika sebelumnya Honda CB versus KA Maharani depan SPBU Karanglangit Rabu (04/04/2018) pagi, kini giliran Suzuki Carry mengalami nahas di perlintasan depan Unisda.

LAMONGAN | SRIPARI.COM-Hanya saja, pengemudi Suzuki Carry Nopol S 1974 J, selamat dari maut setelah menabrak rangkaian gerbong KA Maharani 444 di perlintasan KA tanpa palang pintu muka Unisda di Desa Sukodadi, Jumat (06/04/2018) sore.

Berdasar penuturan warga yang menyaksikan tabrakan sepur dan mobil penumpang tak jauh dari lokasi kejadian, menuturkan sekira pukul 15.05 wib Suroto (45) warga Desa Gajah, Kecamatan Baureno, Bojonegoro, perlahan menyeberang rel tak jauh dari kampus Unisda.

Akan tetapi, baru separuh bodi mobil memotong perlintasan rel mendadak muncul kereta api KRD jurusan Bojonegoro-Pasar Turi Surabaya dengan masinis Irawan Febrianto. Suara benturan keras akibat tabrakan dua bodi tak seimbang itu pun tak bisa terhindarkan.

Akibatnya, mobil Carry yang pada masa jayanya sebagai favorit kendaraan keluarga Indonesia ini terpental 10 meter sebelum nyungsep ke dalam parit. Korban sempat tak sadarkan diri namun bisa melewati masa kritis setelah dilarikan ke RS Muhammadiyah Lamongan oleh aparat polsek setempat. Namun mobilnya rusak parah.

Kapolsek Sukodadi AKP Slamet Sugianto yang berada di lokasi tragedi untuk melakukan oleh TKP dan evakuasi, mewanti-wanti kepada pengguna jalan yang akan menyeberangi rel KA tanpa lintasan seperti depan kampus Unisda ini untuk waspada dan ekstra hati-hati. 

Sebelumnya, lintasan real kereta api (KA) tanpa palang pintu di Dusun Belo, Desa Pangkat Rejo, Lamongan, Rabu (04/04/2018) pagi makan korban. Korban tewas adalah Suharmadi (56) warga RT 04 RW 02 Lingkungan Jegu, Desa Jegu, Kabupaten Blitar. Operator eksavator ini meninggal setelah ditabrak KA Maharani 211 nomor log CC 2039814 rangkaian 7K3 I KMP/304 ton  yang dimasinisi M Jamaludin. []

M ZAINUDDIN