» Website: https://www.sripari.com » Email: redaksi.sripari@gmail.com » Alamat: Redaksi Tuban: Jalan Raya Logawe nomor 359 Rengel 62371, CP/WA: 082231041229. Redaksi Surabaya: Jalan Kebonsari Raya nomor 26,CP/WA: 082333695757. » Telepon: .

■ Ipari

Ubi-ubian Asupan Pengganti yang Setara Ketika Beras Mahal
15 Desember 2016 | Ipari | Dibaca 2105 kali
TIDAK KALAH : Tanaman ubi-ubian menjadi jawaban ketika harga beras mahal. Inset: Sementara daunnya juga mengandung berbagai vitamin yang baik untuk tubuh. Foto: GOOGLE IMAGE
Sugesti pola pikir atas pangan, seperti belum makan bila belum makan nasi, persepsi terhadap tiwul dan bahan pangan lain sebagai makan orang miskin dan kelaparan harus segera diubah.

SRIPARI.COM-Mengingat pertanian pangan di Indonesia masih sangat mengandalkan pada pertanian sawah, maka diversifikasi melalui kombinasi dengan bahan pangan lokal untuk menghasilkan pangan bergizi, terjangkau, dan prestisius merupakan pilihan strategis, adalah jawaban tepat.

Karena sektor pertanian terutama pangan paling rentan terkena dampak perubahan iklim, maka ketergantungan terhadap beras perlu dilakukan terobosan. Salah satunya dengan membudidayakan tanaman ubi-ubian sebagai alternatif sebagai asupan nasi.

Uwi (dioscorea sp) merupakan salah satu spesies ubi-ubian yang tidak selalu ada di setiap musim. Spesies ini memiliki ragam morfologi yang cukup luas. Yakni terdiri dari dioscorea bulbifera (huwi buah), disocorea nummularia (huwi upas), dioscorea pentaphylla (huwi sawut/fibrous yam), dioscorea pentaphyla, dioscorea alata, dioscorea esculenta (gembili) dan disoscorea hispida (gadung).

Karakter ubi potensial adalah toleran naungan sehingga memungkinkan dimasukkan ke dalam pola tanam setahun agar pemanfaatan lahan dan pemanfaatan lahan pekarangan optimal.

Meningkatkan peran aneka ubi potensial juga sekaligus mendorong proses bioindustrialisasi. Masyarakat pedesaan akan didorong untuk mengenal, memanfaatkan, dan mengolah ubi menjadi bahan pangan.

Bahan baku pangan berbasis tepung dapat memacu kreativitas industri rumah tangga maupun industri kecil dan menengah. Pohon industri aneka ubi potensial yang besar akan menumbuh suburkan puluhan industri, yang kelak banyak menyerap tenaga kerja dalam bioindustri.

Disadari atau tidak telah terjadi pergeseran pola konsumsi bahan pangan pada masyarakat terutama di perkotaan, yaitu secara bertahap terdiversifikasi ke makanan siap saji seperti mi instan, roti, dan makanan yang sebagian besar berbahan baku terigu. []

BALITBANG PERTANIAN KEMENTAN RI