» Website: https://www.sripari.com » Email: redaksi.sripari@gmail.com » Alamat: Redaksi Tuban: Jalan Raya Logawe nomor 359 Rengel 62371, CP/WA: 082231041229. Redaksi Surabaya: Jalan Kebonsari Raya nomor 26,CP/WA: 082333695757. » Telepon: .

■ Ipari

Pasukan Kutu Putih Serbu Petani Cabai Punggung Bukit Grabagan
08 Desember 2016 | Ipari | Dibaca 1505 kali
KEBAL: Pelbagai cara dilakukan untuk membasmi serangan kutu putih namun belum berhasil. Foto: GOOGLE IMAGE DIOLAH
Kondisi sama-sama nyaris terpuruk berbanding lurus dialami petani korban banjir dengan para petani di atas punggung bukit kapur Tuban. Jika petani kawasan "bawah" gagal panen akibat luapan Bengawan Solo, komunitas petani daerah "atas" tanaman cabainya diserang pasukan kutu putih.

SRIPARI.COM, TUBAN-Pj Kepala Desa Banyubang, Kecamatan Grabagan, Asmuin, mengungkapkan para petani cabai di wilayahnya dipasikan gagal melakukan tanam cabai. Pemicunya, persemaian tanaman cabai milik petani banyak yang mati karena serangan pasukan kutu putih atau juga disebut kutu kebul.

Padahal. kata dia, memasuki awal bulan Desember seperti sekarang ini adalah masa tanam cabai paling menjanjikan karena pasokan hujan sangat cukup. Hal ini mengingat seluruh lahan pertanian di Desa Banyubang merupakan tanah persil yang menggantungkan pengairan dari air hujan atau tadah hujan.

"Bisa dipastikan dua pertiga lahan pertanian tadah hujan yang biasanya menjadi produk andalan cabai gagal melakukan tanam. Karena hampir semua persemaian (benih) mati diserang kutu putih," terang Asmuin di sela mengikuti penghitungan suara pilkades Desa Banyubang, Kamis (08/12/2016) sore.

Menurut dia, sudah pelbagai cara dilakukan untuk membasmi serangan kutu putih namun belum berhasil. Jika biasanya disemprot dengan pestisida pembasmi hama langsung mati, tapi tampaknya pasukan kutu kebul ini lebih tangguh.Belum ada alternatif komdoditas apa yang akan dijadikan pengganti, untuk mengatasi terpuruknya salah satu sentra penghasil cabai di Kabupaten Tuban ini.

"Mungkin jagung atau kacang yang biasanya jadi tanaman tumpangsari. Tapi kita masih menunggu waktu yang tepat mengingat cuacanya sering tidak menentu," tandas Asmuin disamping petani yang gagal melakukan tanam cabai.

Catatan dari pelbagai sumber menyebutkan, kerusakan umum pada tanaman akibat serangan kutu kebul meliputi terserapnya nutrisi tanaman, rusaknya daun dan gugurnya daun. Beberapa kerusakan spesifik bisa terjadi pada tanaman inang tertentu. []

M ZAINUDDIN