» Website: https://www.sripari.com » Email: redaksi.sripari@gmail.com » Alamat: Redaksi Tuban: Jalan Raya Logawe nomor 359 Rengel 62371, CP/WA: 082231041229. Redaksi Surabaya: Jalan Kebonsari Raya nomor 26,CP/WA: 082333695757. » Telepon: .

■ Edukasi

Angka Pengangguran Terbuka Lulusan SMK Terus Menurun
06 Agustus 2019 | Edukasi | Dibaca 595 kali
FOKUS: Mendikbud Muhadjir Effendy meresmikan laboratorium seni budaya di SMK) Muhammadiyah 5 Kepanjen, Kabupaten Malang, beberapa waktu lalu. Foto: KEMENDIKBUD.GO.ID
Setiap tahun angka tingkat pengangguran terbuka (TPT) dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) setiap terus menurun.

sripari.com | kemendikbud-TPT tersebut digunakan untuk mengukur tingkat penawaran tenaga kerja tidak terserap oleh pasar kerja.

Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, tingkat pengangguran terbuka lulusan SMK tersebut memperhitungkan lulusan yang belum mendapat intervensi kebijakan revitalisasi SMK. Karena itu dia menyatakan optimistisnya terhadap program Revitalisasi SMK yang dimulai pada tahun 2017.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2018, SMK merupakan tingkat pendidikan yang persentase pengangguran terbukanya selalu mengalami penurunan tiap tahunnya.

Pada tahun 2015, tingkat pengangguran terbuka lulusan SMK sebanyak 9,84 persen, tahun 2017 sebanyak 9,27 persen dan pada tahun 2018 menurun sebanyak 0,35 persen menjadi 8,92 persen. Sedangkan dari 127,18 juta tenaga kerja Indonesia pada 2018, sebanyak 11,45 persen (15,66juta orang) di antaranya adalah lulusan SMK.

Berkaitan itu, berdasarkan instruksi presiden nomor 9 tahun 2016 tentang revitalisasi SMK dalam rangka peningkatan sumber daya manusia Indonesia, pemerintah menerapkan lima langkah strategi revitalisasi SMK.

Lima langkah tersebut di antaranya membuat peta jalan pengembangan SMK; mengembangkan dan penyelarasan kurikulum; pemenuhan guru kejuruan dengan pelaksanaan program keahlian ganda; meningkatkan kerja sama sekolah dengan dunia usaha, industri, serta perguruan tinggi dan meningkatkan akses sertifikasi lulusan SMK dan akreditasi SMK.

Sebagai salah satu program prioritas pemerintah di antaranya revitalisasi SMK, Kemendikbud telah merevitalisasi sebanyak 147 SMK Pariwisata, 312 SMK Pertanian, dan 219 SMK Kemaritiman. Selain itu, saat ini terdapat 2.700 SMK yang telah bekerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta 870 SMK telah melakukan teaching factory dan technopark.

Sejak dilaksanakannya revitalisasi SMK pada tahun 2017 sampai dengan 2018, terdapat 6.077 guru SMK yang memiliki keahlian ganda, 1.480.407 guru yang telah memiliki sertifikasi, 1.667.832 guru yang telah melakukan diklat peningkatan kompetensi guru, 1.214 guru yang telah melakukan diklat peningkatan kompetensi guru di luar negeri (12 negara).

Kemudian 16.600 yang telah mengikuti program penguatan pengawasan sekolah, 98.525 guru SMK yang memiliki tunjangan khusus guru, 1.418.054 guru telah memiliki tunjangan profesi guru. Kemudian sebanyak 342.242 guru yang telah memiliki tambahan penghasilan/insentif. ||


Sumber: kemendikbud.go.id
Editor: As ad An-Nawawi