» Website: https://www.sripari.com » Email: redaksi.sripari@gmail.com » Alamat: Redaksi Tuban: Jalan Raya Logawe nomor 359 Rengel 62371, CP/WA: 082231041229. Redaksi Surabaya: Jalan Kebonsari Raya nomor 26,CP/WA: 082333695757. » Telepon: .

■ Edukasi

Gotong Royong Sumber Energi Besar Indonesia
02 Juni 2018 | Edukasi | Dibaca 737 kali
ENERGI BESAR : Presiden Jokowi saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, di Halaman Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Jumat(01/06/2018) pagi. Foto: . SETKAB.GO.ID
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan dengan modal semangat dan energi kebersamaan, Indonesia akan mampu berprestasi untuk memenangkan persaingan global.

SRIPARI.COM-Untuk itu, mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI jakarta ini, meminta segenap elemen bangsa harus percaya diri dan berani bersaing dalam kehidupan dunia yang semakin terbuka dan kompetitif

"Semangat gotong royong yang merupakan budaya luhur bangsa harus terus kita pupuk sebagai sumber energi besar Indonesia untuk menggapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat," tegas Jokowi dalam sambutannya pada upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, di Halaman Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Jumat(01/06/2018) pagi.

Dia menegaskan pentingnya bangsa Indonesia meneguhkan semangat gotong royong untuk bersatu, berbagi dan berprestasi. Sebagai bangsa yang majemuk terdiri atas 714 suku dengan lebih dari 1.100 bahasa lokal hidup di lebih dari 17.000 pulau, menurut Jokowi, semangat persatuan merupakan pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita harus terus menerus bersatu memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal Ika. Kita harus bersatu dalam upaya kita untuk menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang besar dan bangsa pemimpin. Kita harus memperkokoh kekuatan kolektif bangsa dan tidak boleh menghambur-hamburkan energi dalam perselisihan dan perpecahan. Kita harus melakukan lompatan besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya yang unggul dan tangguh," papar Jokowi.

Sementara semangat berbagi antar anak bangsa untuk kesejahteraan dan kemajuan bersama, lanjut Kepala Negara, juga merupakan sebuah keharusan.

“Kita harus berbagi dengan memperkuat etos kepedulian, welas asih, dan saling menghargai dengan penuh empati," ujanya seraya menambahkan bulan suci ramadan yang penuh berkah ini harus benar-benar manfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat etos peduli dan berbagi," tegas Presiden Jokowi.

Selain itu, dia mengingatkan Pancasila adalah berkah yang indah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa melalui perenungan, pergulatan pemikiran dan kejernihan batin para founding fathers Indonesia.

“Pancasila berperan sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh, yang menjadi pondasi dibangunnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Adalah tugas dan tanggung jawab kita,  untuk memastikan bahwa Pancasila selalu hadir dalam setiap sudut kehidupan serta hati dan pikiran," tandas Jokowi. []

warigalit de bro | setkab.go.id