» Website: https://www.sripari.com » Email: redaksi.sripari@gmail.com » Alamat: Redaksi Tuban: Jalan Raya Logawe nomor 359 Rengel 62371, CP/WA: 082231041229. Redaksi Surabaya: Jalan Kebonsari Raya nomor 26,CP/WA: 082333695757. » Telepon: .

■ Edukasi

Soal Kemampun Bahasa Inggris Negara Tetangga Lebih Mahir
15 Desember 2016 | Edukasi | Dibaca 1293 kali
Hasil survei global yang dirilis English Proficiency Index 2016 dari EF (EF EPI), menyebutkan tingkat kemampuan berbahasa Inggris di Indonesia masih berada selangkah di belakang negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara, .

SRIPARI.COM, JAKARTA-Di Asia, negara yang berada di peringkat teratas dalam kemampuan berbahasa Inggris adalah Singapura, disusul Malaysia dan Filipina. Sementara itu, Indonesia mendapat nilai yang lebih rendah, termasuk dari Vietnam di posisi 31 yang tergolong level menengah. Indonesia diberi skor 52.91, yakni posisi ke-32 dari total 72 negara yang disurvei global.

"EF English Proficiency Index telah lama digunakan oleh banyak negara sebagai standar penting untuk melihat kemampuan Bahasa Inggris," kata Direktur Penelitian Pendidikan dan Pengembangan di EF English First Global, Steve Crooks, dalam siaran persnya.

Crooks berpendapat kemampuan bahasa Inggris penting untuk menarik investasi asing, perusahaan multinasional. Juga menciptakan pekerjaan berbayar tinggi yang menjadi visi pemerintah Indonesia di masa depan melalui investasi bisnis dengan tingkat servis yang lebih baik.

Oleh karena itu, bila tenaga kerja tidak memiliki kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni, investasi ekonomi juga akan terhambat dan Indonesia sulit berperan sebagai hub bagi perusahaan multinasional. Para investor akan memilih negara tetangga yang punya tingkat kemampuan bahasa Inggris lebih tinggi.

EF English Proficiency Index menghitung nilai rata-rata tingkat kemampuan berbahasa Inggris orang dewasa menggunakan data dari dua tes bahasa Inggris EF yang berbeda. Tes pertama dapat diakses secara gratis di internet. Tes kedua adalah tes penempatan level yang digunakan oleh EF selama proses pendaftaran siswa baru untuk program bahasa Inggris.

Kedua tes ini mencakup bagian tata bahasa, kosakata, membaca dan mendengarkan. Indeks ini hanya mempertimbangkan data dari negara yang setidaknya memiliki 400 peserta tes. Hasil tes dari negara dengan jumlah peserta kurang dari 100 orang pada salah satu dari kedua tes juga tidak diikutsertakan, tanpa melihat jumlah peserta tes. []

KUN BAEHAQI ALMAS