» Website: https://www.sripari.com » Email: redaksi.sripari@gmail.com » Alamat: Redaksi Tuban: Jalan Raya Logawe nomor 359 Rengel 62371, CP/WA: 082231041229. Redaksi Surabaya: Jalan Kebonsari Raya nomor 26,CP/WA: 082333695757. » Telepon: .

■ Bojonegoro Barometer

Sehari Tak Pulang, Ternyata Kakek ini Tenggelam di Saluran Sekunder Sidobandung
23 Mei 2018 | Bojonegoro Barometer | Dibaca 811 kali
TEWAS : Tim medis dan aparat Polsek Balen melakukan otopsi luar terhadap koban tenggelam di saluran irigasi sekunder Desa Sidobandung. Foto: HUMAS POLRES BOJONEGORO FOR SRIPARI.COM
Meski biasa meninggalkan rumah namun keluarga tak sampai membuat keluarga bingung. Namun kali ini, kepergian Lasmo (65) bikin keluarga geger karena sampai rembang petang tak kunjung kembali ke rumah. Apalagi saat jamaah salat asar lelaki sepuh ini tak ada di barisan makmum.

BOJONEGORO | SRIPARI.COM-Peristiwa menghilangnya kakek yang tinggal di RT 10 RW 002 Desa Mayangkawis, Kecamatan Balen ini, oleh keluarga kemudian dilaporkan kepada kepala desa setempat. Ini setelah adik iparnya, Sadi (50), hanya menemukukan pakaian kakek Lasmo teronggok di tepi sungai yang berjarak 100 meter dari rumahnya.

“Korban diketahui sudah pikun dan sering menanggalkan pakaiannya di pinggir sungai. Kemudian oleh adik iparnya, pakaian korban dibawa pulang ke rumah sambil memberitahu keluarga yang lain,” jelas Kapolsek Balen AKP Rasito menuturkan ikhwal koronologi menghilangnya korban, Rabu (23/05/2018).

Berbekal tanda pakaian itu warga kemudian menyebar ke penjuru desa untuk melakukan pencarian. Sebagian warga bahkan menyebar ke luar desa. Pencarian berakhir sekitar pukul 22.15 wib, Selasa (22/05/2018). Korban ditemukan sudah tidak bernyawa di saluran irigasi  sekunder di Desa Sidobandung, Kecamatan Balen.

"Korban ditemukan kurang lebih sejauh 1 kilometer dari tempat korban dilaporkan tenggelam. Penyebab korban tenggelam karena tidak dapat berenang. Korban meninggalkan rumah sudah sering terjadi,"  kata Rasito.

Dia menjelaskan, berdasarkan hasil identifikasi panjang mayat 170 sentimeter, kulit sawo matang, rambut pendek beruban, perut kembung berisi cairan dan terdapat luka di dahi sepanjang tigasentimeter. Juga ada lecet pada bibir atas dan bawah, luka robek pada bagian telinga belakang kanan disertai luka di pelipis kanan.

“Tidak terdapat bekas tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Penyebab kematian korban murni karena tenggelam.Korban tidak bisa berenang,” tegas Rasito.

Menurut dia, keluarga korban menerima sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan disaksikan oleh perangkat desa setempat.

“Selanjutnya setelah dibuatkan berita-acara, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman,” ujar Rasito. []

 

HUMAS POLRES BOJONEGORO