» Website: https://www.sripari.com » Email: redaksi.sripari@gmail.com » Alamat: Redaksi Tuban: Jalan Raya Logawe nomor 359 Rengel 62371, CP/WA: 082231041229. Redaksi Surabaya: Jalan Kebonsari Raya nomor 26,CP/WA: 082333695757. » Telepon: .

■ Bojonegoro Barometer

Orang Tua Biadab, Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Sengon
29 Maret 2018 | Bojonegoro Barometer | Dibaca 945 kali
SEHAT DAN CANTIK: Inilah sosok bayi perempuan yang dibuang orang tuanya di sungai Desa Sengon, Kecamatan Ngambon, Rabu (28/03/2018) pagi. Foto: HUMAS POLRES BOJONEGORO FOR SRIPARI.COM
Wakini (50) dan Wainem (59), dua wanita paruh baya asal RT 04 RW 01 Desa Karangmangu Kecamatan Ngambon, mempercepat langkahnya saat mendengar tangisan bayi dari tepi Sungai Sengon beberapa meter di depannya, Rabu (28/03/2018) pagi.

BOJONEGORO | SRIPARI.COM-Setelah ditelisik lebih dekat ternyata suara tangis itu berasal dari dalam kardus yang teronggok di bibir sungai. Penasaran, dua perempuan rembang senja itu pun buru-buru membukanya. Keduanya seperti kestrum listrik saking kagetnya, saat menyaksikan sosok bayi yang masih berwarna merah itu tangisnya kian menjadi.

Niat keduanya turun ke dalam kali kemudian diurungkan. Panik bercampur iba kemudian keduanya langsung berlari ke rumah Tampan (52) dan Tutik (30) tak jauh dari sungai, mengabarkan keberadaan sosok bayi malang dalam kardus tersebut. Sejumlah tetangga yang mendengar kabar itu ikut berhamburan menuju Sungai Sengon. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.30 wib.

Setelah dilakukan pertolongan pertama di rumah Tampan, warga kemudian bersepakat membawa bayi yang ternyata berjenis kelamin perempuan berparas cantik tersebut dibawa ke Puskesmas Ngambon. Warga menduga bayi tak berdosa itu hasil hubungan gelap dan kemudian sengaja dibuang orang tuanya.

“Bayi tersebut ditemukan dalam keadaan sehat dan saat ini berada di puskesmas untuk dilakukan perawatan medis,” kata Kapolsek Ngambon AKP Supriyono .

Selain melakukan pemantauan kesehatan bayi, sambung dia, saat ini pihaknya mengerahkan petugas guna melakukan penyelidikan tentang siapa orang tua dari bayi itu.

“Petugas masih terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pemerintah kecamatan serta dinas terkait, menyangkut status bayi tersebut,” tandas Supriyono. []

M ZAINUDDIN