» Website: https://www.sripari.com » Email: redaksi.sripari@gmail.com » Alamat: Redaksi Tuban: Jalan Raya Logawe nomor 359 Rengel 62371, CP/WA: 082231041229. Redaksi Surabaya: Jalan Kebonsari Raya nomor 26,CP/WA: 082333695757. » Telepon: .

■ Bojonegoro Barometer

2018 Bojonegoro Komitmen Semua Puskesmas Lulus Akreditasi
28 November 2017 | Bojonegoro Barometer | Dibaca 1504 kali
KOMITMEN : Para peserta yang mengikuti pembukaan diklat akreditasi puskesmas yang digelar di lantai IV gedung pemkab, Senin (27/11/2017). Mereka berasal dari Puskesmas Ngumpakdalem, Trucuk, Dander, Bojonegoro, Tanjungharjo,Pungpungan,Kedewan dan Puskesmas Gunungsari. Foto: HUMAS PEMKAB BOJONEGORO FOR SRIPARI.COM
Pemerintah Kanbupaten Bojonegoro berkomitmen seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) tahun 2018 nanti sudah lulus akreditasi.

SRIPARI.COM | BOJONEGORO-Komitmen tersebut tak lepas sebagai upaya mengatrol kualaitas layanan dasar di bidang kesehatan kepada masyarakat. Sebab, puskesmas sebagai organisasi kesehatan fungsional serta pusat pengembangan kesehatan masyarakat, selain sebagai pembina partisipasi masyarakat juga memberikan layanan secara menyeluruh dan terpadu.

Untuk mengejar target tersebut Pemkab Bojonegoro menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) akreditasi puskesmas dengan harapan dapat mengembangkan sistem manajemen mutu dan layanan. Selain itu, sekaligus dapat memfasilitasi layanan kesehatan sesuai standar akreditasi.

"Seluruh puskesmas di Bojonegoro harus sudah terakreditasi di tahun 2018 nanti," tegas Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pemkab Bojonegoro Khuzaeni ketika membuka diklat akreditasi puskesmas, Senin (27/11/2017) pagi.

Dia menjelaskan, peserta diklat adalah PNS dari delapan puskesmas yang ada di Kabupaten Bojonegoro yang masing-masing mengirimkan lima perwakilan. Kedelapam puskesmas berasal dari Ngumpakdalem, Trucuk,Dander, Bojonegoro, Tanjungharjo, Pungpungan, Kedewan dan Puskesmas Gunungsari. Acara yang berakhir 8 Desember nanti dilaksanakn di Pesanggrahan Tirtawana Dander.

Sementara Kabid Diklat Badan Diklat Prov Jatim, Sucipto, menyampaikan kesehatan sebagai layanan dasar yang menjadi tanggungjawab pemerintah harus diutamakan. Layanan dasar menuju pelayanan prima bukan perkara mudah. Karena memerlukan waktu yang lama dan adanya komitmen penyelenggara mulai bawah sampai level pimpinan.

"Pelayanan prima adalah wujud kinerja untuk memberikan suatu brand image atau trust (kepercayaan) kepada masyarakat, sebagai wujud implementasi dari dokumen- dokumen yang akan kita lakukan," kata Sucipto.

Berkait kelindan dengan komitmen itu, dia berharap pascamengikuti diklat ini diharapkan seluruh peserta untuk menyusun dokumen dalam melaksanakan tugas. Juga harus tercatat dan dilaksanakan. Kepada seluruh peserta Sucipto mengingatkan pula tentang bahaya berada di zona nyaman karena akan membuat tidak mampu berpikir cerdas dan kreatif.

Sedangkan staf ahli Bupati Bojonegoro bidang pemerintahan, hukum dan politik M.Khozim, menandaskan penyelenggaraan pelayananan kesehatan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) hanya bisa dilaksanakan dengan SDM yang mumpuni dan berintegritas.

"Dalam memberikan pelayanan ini maka pola pikir kita harus meningkat dan berubah. Utamanya agar menghindari hal hal yang berdampak negatif. Terlebih lagi di tengah era yang demikian terbuka. Dimana kita harus memberikan pelayanan yang sebaik baiknya. Utamanya adalah pelayanan di tingkat pertama," ungkapnya. []

M ZAINUDDIN