» Website: https://www.sripari.com » Email: redaksi.sripari@gmail.com » Alamat: Redaksi Tuban: Jalan Raya Logawe nomor 359 Rengel 62371, CP/WA: 082231041229. Redaksi Surabaya: Jalan Kebonsari Raya nomor 26,CP/WA: 082333695757. » Telepon: .

■ Bojonegoro Barometer

Belum Sebulan Dua Warga Bertepi Hutan Kecamatan Dander Kendat
13 Mei 2017 | Bojonegoro Barometer | Dibaca 1505 kali
KENDAT: Aparat Polsek Dander dan tim medis melakukan olah TKP dan otupsi luar terhadap jasad korban. Foto: HUMAS POLRES BOJONEGORO
Fenomena gantung diri atau kendat, seolah menjadi cara mengakhiri hidup yang dipilih warga di dusun tepi hutan jati Kecamatan Dander. Belum genap sebulan dua warga setempat gantung diri.

SRIPARI.COM | BOJONEGORO-Jufri (36) yang baru saja turun dari masjid usai berjamaah salat Jumat terkaget ketika memasuki rumahnya di RT 34 RW 06 Dusun Plosorejo, Desa Sumberagung, Kecamatan Dander.

Jufri pantas kaget begitu mendapati neneknya, Marni (70), dalam posisi tergantung dengan seutas tali di lehernya di bawah pintu kamar yang dibiarkan terbuka. Peristiwa ini benar-benar tak pernah mampir di kepalanya, mengingat sebelumnya tak memberikan sinyal akan bunuh diri, baik lewat mimpi maupun bahasa isyarat tutur sebagimana orang yang akan meninggal.

Bagi warga, tewasnya korban dengan cara kendat tersebut sedikit lebih mencekam, karena sebelumnya   Mariyo (68) warga RT 07 RW 03 Dusun Dodol, Desa Karangsono, Kecamatan Dander, juga meninggal karena gantung diri, Selasa (18/04/2017) siang.

“Jufri ini melihat korban sudah dalam posisi tergantung, tidak bernyawa. Lalu dia meminta bantuan warga yang kemudian melapor ke kami,” ujar Kapolsek Dander AKP Sunarmin, Jumat (12/05/2017) siang.

Dia menuturkan, berdasar pemeriksaan medis tubuh bagian luar korban meninggal murni akibat gantung diri. Panjang mayat 160 sentimeter, rambut beruban sepnjang 16 sentimeter. Badan serta kepala korban dalam keadaan bersih.

"Ada bekas jeratan di leher warna hitam kebiruan. Itu hasil pemeriksaan tim medis. Korban kemudian kita serahkan setelah keluarga setelah menandatangani surat pernyataan tidak akan melakukan tuntutan," terang Sunarmin.

Sebagai informasi, sebelumnya Mariyo (68) warga RT 07 RW 03 Dusun Dodol Desa Karangsono  Kecamatan Dander, juga tewasa gantung diri, Selasa (18/04/2017) siang. Ketika itu Sutaji (65) tetangga korban sempat memergoki aksi Mariyo, Sayngnya nyawa korban tak tertolong.

Diduga korban mengalami depresi dan sering kelihatan ketakutan. Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan dimakamkan dengan tenang di pemakaman desa setempat. []

M ZAINUDDIN